PT.MIRAE ASSET SEKURITAS

BROKER TERBAIK DI INDONESIA UNTUK BERINVESTASI SAHAM ONLINE TRADING (OPEN ACCOUNT,FREE EDUKASI SAHAM DAN SEMINAR,FREE RUMOR SAHAM UNTUK NASABAH MIRAE ASSET SEKURITAS)

Fina Fatmasri :
0812 8407 6706 (Tlp/Wa)
Head Office :
Equity Tower Lt.50,SCBD Lot.9 Jl.Jend Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190
Marketing Galeri :
Kawasan Mega Kuningan, Kantor Taman A9 Unit A3 - A Lt.3 12950

Mirae Asset Sekuritas Indonesia

 Mirae Asset Sekuritas Indonesia


Mirae Asset Sekuritas – (sebelumnya bernama PT Daewoo Securities) berdiri sejak Januari 2003 dengan menjadi yang pertama dalam Industri Pasar Modal Indonesia yang menggunakan Sistem Online Trading (HOTS). PT Daewoo merupakan perusahaan patungan dengan pemegang saham PT Daewoo Securities (Korea) dan Japan Asia Investment Co., Ltd. (Jepang). Sebagai yang pertama di industri Online Trading, kami terus berupaya mengembangkan diri dan berinovasi untuk memberikan layanan investasi yang terbaik bagi nasabah kami. Penghargaan sebagai Sekuritas Terbaik tahun sejak tahun 2003 hingga 2008 dari sebuah media pasar modal adalah merupakan bukti komitmen kami dalam menjalankan bisnis ini.
HOTS (Home Online Trading System)
Peluncuran HOTS versi 2 pada awal 2009 merupakan salah satu bukti konkret komitmen serius kami untuk menjadi yang terbaik di industri ini pada masa yang akan datang.HOTS V3.0 diluncurkan pada Agustus 2014, yang diluncurkan dengan kemampuan dan fitur yang semakin canggih dibandingkan dengan versi sebelumnya.
Perubahan Nama Menjadi Daewoo Securities
Pada tahun 2016, Mirae Asset menambah kepemilikan sahamnya di PT Daewoo sehingga pada Desember 2016, nama PT Daewoo Securities Indonesia resmi berubah menjadi PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Keunggulan teknologi yang kami miliki dipadu dengan pelayanan yang terbaik dan tenaga professional yang kami rekrut, kami yakini akan membawa PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia untuk menjadi pemain terdepan dalam Industri Pasar Modal di Indonesia.
Kantor Pusat
Mirae Asset Sekuritas berkantor pusat di Equity Tower Lt 50, SCBD Jakarta Pusat, Indonesia.
Kami memiliki dukungan Contact Point yang tersebar di seluruh Indonesia berupa Gallery, Marketing Agent & Partner yang anda bisa hubungi untuk mendapat informasi lebih lanjut tentang kami.




Untuk Open New Account atau (Free) Edukasi Saham Untuk Perusahaan, Kampus dan Lembaga Pemerintahan.
#Info lebih lanjut

Fina Fatmasari - 0812 8407 6706 (Tlp / Wa)

Daewoo Securities Berkembang Menjadi Mirae Asset Sekuritas

 Mirae Asset Sekuritas

PERUBAHAN NAMA PERUSAHAAN MENJADI PT MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA

Kepada Yth.
Nasabah PT Daewoo Securities Indonesia
Di tempat

Perihal: Pemberitahuan Perubahan Nama Perusahaan PT Daewoo Securities Indonesia menjadi PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Dengan hormat,
Terima Kasih atas dukungan dan kepercayaan Anda kepada Daewoo Securities Indonesia. Dengan ini kami ingin menyampaikan informasi bahwa Daewoo Securities Indonesia telah berkembang menjadi lebih besar. Hal ini terkait dengan merger yang dilakukan oleh Mirae Asset Securities dan KDB Daewoo Securities di Seoul, Korea Selatan. Dengan selesainya proses merger ini, PT Daewoo Securities Indonesia  telah berganti nama menjadi PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia efektif per tanggal 29 Desember 2016.

Dengan dukungan dari Mirae Asset Financial Group Korea, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menawarkan layanan produk Ekuitas, Fixed Income, dan Investment Banking.
Bagi Anda, Nasabah setia Kami, tidak perlu melakukan perubahan apapun terkait pergantian nama ini. Proses pergantian nama ini tidak akan mempengaruhi kegiatan transaksi dan investasi Anda.
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia berkomitmen untuk menjadi partner investasi terbaik Anda di Indonesia, dengan misi utama untuk menjadi perusahaan perantara perdagangan efek terbaik dan terlengkap di Indonesia.

Apabila Bapak/Ibu membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Untuk Open New Account atau (Free) Edukasi Saham Untuk Perusahaan, Kampus dan Lembaga Pemerintahan.

#Info lebih lanjut :

Fina Fatmasari - 0812 8407 6706 (Tlp / Wa)

Open New Account Mirae Asset Sekuritas

 Mirae Asset Sekuritas

Berikut adalah beberapa syarat Pembukaan Account di Mirae Asset Sekuritas



Untuk Nasabah Domestik / Lokal

Formulir Pembukaan Rekening

Formulir Rekening Dana Investor (RDI)

Foto Kopi KTP atau PasporFoto Kopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Foto Kopi Sampul Depan Buku Tabungan

Materai Rp.6000



Untuk Nasabah Asing

Formulir Pembukaan Rekening

Formulir Rekening Dana Investor (RDI)

Foto Kopi KITAS/KITAB (belum kadaluarsa)

Foto Kopi Paspor 

Foto Kopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Foto Kopi Sampul Depan Buku Tabungan

Materai Rp.6000


*Untuk Open New Account atau (Free) Edukasi Saham Untuk Perusahaan, Kampus dan Lembaga Pemerintahan.
#Info lebih lanjut

Fina Fatmasari - 0812 8407 6706 (Tlp / Wa)

Trading Tools Neo HOTS Mobile Mirae Asset Sekuritas

 Mirae Asset Sekuritas

NEO HOTS for Android
 Download HOTS Mirae Asset Sekuritas

NEO HOTS for iPhone
 Download HOTS Neo for iPhone atau ios

NEO HOTS for iPad (HD)


Untuk Open New Account atau (Free) Edukasi Saham Untuk Perusahaan, Kampus dan Lembaga Pemerintahan.
#Info lebih lanjut

Fina Fatmasari - 0812 8407 6706 (Tlp / Wa)


Download HOTS V3.0 Mirae Asset Sekuritas



 Mirae Asset Sekuritas
Klik



Cepat
Delay data BEI yang kecil

Stabil
Downtime sistem yang jarang terjadi

Mudah
Dirancang agar tetap user friendly

Lengkap
Terdapat banyak menu yang membantu para pengguna dalam bertransaksi saham

HOTS merupakan pendamping terbaik dalam bertransaksi saham secara online di Bursa Efek Indonesia.
Aplikasi ini dapat didownload langsung dari homepage Mirae Asset Sekuritas

 Mirae Asset Sekuritas
Klik

*Untuk Open New Account atau (Free) Edukasi Saham Untuk Perusahaan, Kampus dan Lembaga Pemerintahan.
#Info lebih lanjut

Fina Fatmasari - 0812 8407 6706 (Tlp / Wa)

Jenis Atau Tipe Account Mirae Asset Sekuritas




- Minimum setoran awal Rp. 10.000.000,- ( sepuluh juta rupiah )
    - Rate fee transaksi standar adalah 0.15% untuk transaksi beli dan 0.25% untuk transaksi jual. (Negosiasi) silakan hubungi kami.
      - Remain Trading Limit (hutang/pinjaman/margin) 4x cash.
        - Bunga Penalty 0.2%/hari (Jika memakai hutang/pinjaman/margin)
          - Force Sell saham T+5 akibat pemakaian Remain Trading Limit yang belum disetor kekurangannya, nasabah akan di email / telepon untuk konfirmasi force sell.
            - Tidak ada biaya bulanan /admin.

            - Telah memiliki Account Reguler

            - Minimum setoran awal Rp. 200.000.000,- ( dua ratus juta rupiah )


            - Fee transaksi beli dan jual adalah sebesar 0.15% dan 0.25% (Khusus account margin fee transaksi sudah fix)


            - Remain Trading Limit 2 kali dari cash


            - Bunga margin adalah 0,05%/hari atau 18%/tahun


            - Saham yang bisa ditransaksikan hanya terbatas pada saham yang marginable (53 jenis saham)


            - Jangka waktu force sell adalah T+90 hari atau Margin Ratio tidak melebihi dari 65%


            - Tidak ada biaya bulanan /admin


            - Pelajari account margin dan perhitungan lebih lanjut


            - Telah memiliki Account RegularSetoran minimum adalah Rp.10.000.000,-  ( sepuluh juta rupiah )

            - Komisi beli dan jual adalah flat sebesar 0.15% dan 0.25% per transaksi

            - Tidak ada limit trading, transaksi hanya sesuai dana cash yang ada

            - Saham yang bisa ditransaksikan hanya saham kriteria syariah

            - Tidak ada bunga margin karena tidak ada limit trading

            - Tidak ada biaya bulanan/admin

            Account Day Trade

            - Telah memiliki Account Regular.Setoran minimum adalah sebesar Rp 10.000.000,- ( sepuluh juta rupiah )

            - Komisi beli dan jual adalah sebesar 0.08% dan 0.18% per transaksi (rate fee transaksi fix) Remain Trading Limit adalah 3 sampai dengan 5 kali dari cash (tergantung posisi cash dan saham yang dimiliki)

            - Saham yang bisa ditransaksikan hanya terbatas pada saham LQ 45

            - Jangka waktu saham ditradingkan adalah harian, akan terjual otomatis by sistem pada pukul 15.39 Wib pada hari yang sama

            - Tidak ada bunga margin karena saham yang ditransaksikan tidak diperbolehkan menginap

            - Tidak ada biaya bulanan/admin



            *Untuk Open New Account atau (Free) Edukasi Saham Untuk Perusahaan, Kampus dan Lembaga Pemerintahan.

            #Info lebih lanjut :

            Fina Fatmasari - 0812 8407 6706 (Tlp / Wa)


            Rekening Dana Investor (RDI)

             Mirae Asset Sekuritas


            Peraturan oleh Bapepam-LK (sekarang bernama OJK – Otoritas Jasa Keuangan) No V.D.3 Tanggal 28 Dec 2010, mengenai kewajiban pembukaan sub rekening efek, mengharuskan sekuritas untuk membukakan account RDI (Rekening Dana Investor) / RDN (Rek. Dana Nasabah)  atau sering dikenal juga dengan nama Sub Rekening Efek bagi nasabahnya.
            Berikut adalah segala sesuatu yang perlu anda ketahui mengenai Rekening Dana Investor / Sub Rekening Efek
            Apa itu Sub Rekening Efek ?
            Sub rekening efek atau kita sebut Rekening Dana Investor (RDI) adalah Rekening di Bank atas nama investor yang terpisah dari rekening sekuritas (atas nama sekuritas) yang digunakan untuk keperluan transaksi jual beli saham oleh investor.
            Rekening ini dibukakan oleh sekuritas dan akan “LINK” ke account saham yang nasabah miliki.
            Apa keuntungan investor membuka Sub Rekening Efek ?
            Sub rekening Efek diberlakukan untuk meningkatkan jaminan keamanan bagi investor. Seperti anda ketahui bahwa di dalam portfolio investor terdapat 2 jenis asset, yaitu berupa saham, dan berupa cash.
            Asset berupa saham telah dilindungi oleh KSEI, namun porsi CASH ini tidak ada yang menjamin / melindungi.
            Peraturan Bapepam (OJK) yang mengharuskan investor membuka sub rekening ini akan membuat porsi cash ini menjadi terlindungi karena terpisah dari rekening sekuritas. Perusahaan sekuritas tidak bisa menggunakan dana nasabah bila dana tersebut ditempatkan dalam rekening terpisah atas nama nasabah KECUALI untuk memenuhi kewajiban order beli/jual dari nasabah.
            Hal ini juga memberikan kepastian bahwa dana nasabah tidak akan diselewengkan oleh perusahaan sekuritas untuk kepentingan pribadi.
            Ketentuan umum mengenai sub rekening efek
            Sub rekening efek ini WAJIB dibuat oleh seluruh nasabah Mirae Asset Securities,
            SUB REKENING EFEK INI HANYA DAPAT DIBUAT MELALUI PERANTARA MIRAE ASSET SECURITIES, dan tidak dapat dibuat oleh nasabah secara personal misalkan dengan mendatangi kantor bank. Seluruh formulir aplikasi dan form pendukung lainnya tidak bisa didapatkan di kantor bank yang bersangkutan, tetapi hanya melalui sekuritas dalam hal ini Mirae Asset Securities
            Dan Formulir aplikasi juga harus dikembalikan kepada Mirae Asset Securities dan tidak bisa dikembalikan langsung ke bank RDI.
            Penggunaan Rekening Dana Investor
            – Sub Rekening digunakan hanya untuk penyelesaian transaksi efek di Pasar Modal, sehingga rekening ini berbeda dengan rekening bank biasa.
            – Rekening dana tidak memerlukan setoran awal dan gratis biaya administrasi bank.
            – Nasabah tidak akan mendapatkan buku tabungan dan Kartu ATM. Dalam rekening dana, nasabah memberikan kuasa kepada Perusahaan Efek untuk mengadministrasikan dana miliknya didalam rekening dana.
            – Nasabah tidak dapat melakukan penarikan dana (mendebet / memindahbukukan / transfer) secara langsung dari rekening dana. Penarikan dana, dilakukan dengan mengajukan permohonan penarikan dana ke perusahaan efek
            – Apabila nasabah menutup rekening efek, maka nasabah wajib melakukan penutupan rekening dana melalui perusahaan efek.
            Pembukaan Rekening Dana Nasabah Baru
            Bagi nasabah yang baru anda akan diminta membuka account Rekening Dana ketika membuka account saham, sehingga prosesnya pembuatannya bersamaan dengan pembukaan Account saham tersebut.

            Modal Minimal Berinvestasi di Saham

            Investasi Pasar Modal indonesia




             Peraturan investasi di Bursa Efek Indonesia

            Berdasaran peraturan yang ada di BEI ketentuan untuk membeli saham dalam satu transaksi adalah
            1 Lot = 100 lembar , dimana harga terendahnya merupakan Rp. 50 per lembar saham, jadi dengan uang Rp. 50 x 100 lembar = Rp. 5000 saja kalian sudah bisa berinvestasi suatu saham yang terdafar di bursa efek indonesia.

            Namun kita harus berhati-hati denan saham seperti itu karena saham yang harganya 50 biasanya saham dari perusahaan yang sedang dalaman masa krisis, karena itu harga sahamnya turun ke level terendah yaitu di Rp. 50

            Nah, berapa sih modal ideal investasi di saham ?
            sebenarnya untuk modal ideal tergantung dari finansial masing-masing investor, modal yang terlalu kecil biasanya mengarahkan investor untuk membeli saham-saham yang jarang di dengar oleh masyarakat.

            ada baiknya ketika kita berinvesati pada saham kita membeli saham yang BLUE CHIP dan yang dikenal masyarakan memiliki fundamental yang baik.

            contoh saham-saham BLUE CHIP :
            1. Bank BRI (BBRI)
            2. Unilever (UNVR)
            3. Telkom Indonesia (TLKM)
            4. dst

            DANA MINIMAL YANG IDEAL UNTUK MEMULAI TRADING SAHAM

            1. Saham dengan Fundamental Baik : Umumnya saham-saham blue chip dan yang berfundamental baik berada di kisaran harga 1.500 – 20.000, dengan rata-rata di kisaran 7.000 per lembar saham. dengan pemisalan kita membeli 2 Lot saham dengan membeli 5 perusahaan saham yang blue chip.
            TOTAL :  2 X 100 X 5 X 7.000 = Rp 7.000.000,-
            Jadi kesimpulannya untuk mencoba berinvestasi di pasar modal, dana ideal minimal yang dibutuhkan adalah Rp 7.000.000,- atau mungkin jika dibulatkan menjadi Rp 10.000.000,- akan menjadi lebih baik. Jumlah ini adalah jumlah yang cukup untuk belajar dengan baik dan menerapkan berbagai strategi investasi yang kita pelajari.

             Jadi jika kalian mau berinvestasi di pasar modal kalian bisa langsung cek

             Tata cara investasi PasarModal


            inspirasi blog by : modal investasi






            Info lebih lanjut

            Fina Fatmasari - 0812 8407 6706 (Tlp / Wa)




             

            Cara Mudah Bagi Kamu Untuk Investasi Saham

            SAHAM ?

            Banyak dari kalian yang penasaran tentang saham.
            Apa itu saham?
            Bagaimana cara investasi di saham?
            Bagaimana cara beli saham?
            Bagaimana keuntungannya?
            Mahal ya untuk investasinya?


            Saham adalah sebuah bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan/badan usaha. Jadi, saat anda membeli sebuah saham, amka anda menjadi salah satu pemilik perusahaan tersebut. Perusahaan yang telah menjadi perusahaan terbuka (GO PUBLIC) yang artinya seluruh informasi dari perusahaan dapat di ketahui oleh masyarakat umum, kalian pasti sudah sangat sering menggunakan produk UNILEVER sebagai produk sehari-hari.
            Tentu saja kalian akan berfikir sangat besar keuntungan perusahaan tersebut karena produk dapat di temukan dimana-mana.

            Disinilah keuntungan dalam berinvestasi saham, kalian tidak perlu repot berjualan produk dari UNILEVER untuk mendapatkan keuntungan dari produk tersebut, kalian hanya perlu menginvestasikan sebagian uang kalian untuk membeli saham unilever, iya, kalian menjadi seorang INVESTOR.
            Dengan membeli saham UNILEVER kalian akan mendapatkan 2 keuntungan.

            1. Dividen = pembagian keuntungan tiap tahunnya dari Unilever kepada pemegang saham (investor) Unilever.

            2. Capital Gain = selisih harga beli dengan harga jual harga saham yang kalian beli.


            tanpa perlu berfikir bagaimana produk terjual kalian akan mendapatkan keuntungan yang akan di bagian oleh perusahaan Unilever setiap tahunnya.emoticon-Blue Guy Peace

            Nah, bagaimana caranya? jika kalian berniat untuk berinvestasi di Pasar Modal (Saham) kalian tidak bisa langsung datang ke Bursa Efek Indonesia (BEI), karena jelas pasti akan di tolak. Jadi, harus ada pihak lain yang menjembatani investor untuk membeli saham, yaitu perusahaan Sekuritas.
            Ada banyak sekuritas di Indonesia salah satunya adalah MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA

            contoh aplikasi HOTS by Mirae Asset
            ini merupakan chart dari saham UNILEVER (UNVR) dari tahun 2006-2017, jadi bagi kalian yang masih mengendapkan uangnya di tabungan alangkah lebih baiknya jika tabungan kalian di putar di saham :)


            kamu MAHASISWA? PELAJAR? WIRAUSAHAWAN? tenang aja kalian semua bisa kok investasi di saham.
            Bagaimana cara membuka rekening saham ?
            1. Mengisi form aplikasi
            2. menlengkapi dokumen dengan KTP/KITAS/PASSPORT serta cover buku tabungan
            3. fotokopi NPWP (jika tidak memiliki NPWP, wajib mengisi surat pernyataan tidak memiliki NPWP)
            4. formullir pembuatan RDI (Rekening Dana Investor)

            Bertransaksi saham dapat dilakukan dimana saja!
            untuk melakukan transaksi dapat dilakukan secara mandiri melalui online trading.

            Keunggulan Online Trading
            - Eksekusi jual dan beli langsung
            - Lebih cepat
            - Aman dan transparan
            - Dapat melihat portofolio secara langsung
            - Meminimalisirkan kemungkinam human error

            Nah, bagaimana caranya? jika kalian berniat untuk berinvestasi di Pasar Modal (Saham) kalian tidak bisa langsung datang ke Bursa Efek Indonesia (BEI), karena jelas pasti akan di tolak. Jadi, harus ada pihak lain yang menjembatani investor untuk membeli saham, yaitu perusahaan Sekuritas.
            Ada banyak sekuritas di Indonesia salah satunya adalah MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA.

            kamu MAHASISWA? PELAJAR? WIRAUSAHAWAN? tenang aja kalian semua bisa kok investasi di saham.

            untuk lebih jelas kalian bisa langsung hubungi saya emoticon-Smilie
            line: Finafatmasari
            WA/no.HP : 081284076706
            Line : finafatmasari
            email : fina.fatmasari@miraeasset.co.id , finafatmasarii@gmail.com
            atau kalian bisa datang langsung ke kantor saya yang beralamat
            Kawasan Mega Kuningan, Kantor Taman A9 Unit A3-A lt.3


            yang jelas saya akan menjelaskan secara rinci kelebihan" dalam berinvestasi SAHAM jadi jangan takut untuk berinvestasi meski masiih dari sendini mungkinemoticon-Big Grin salam cuan!emoticon-Kiss (S)

            Berapa Modal Berinvestasi di Pasar Modal?

            Beberapa waktu yang lalu, saya menyempatkan diri untuk bertemu dengan teman lama, sudah lebih dari 10 tahun mungkin kami tidak bertemu. Sehingga, saya sangat antusias bertemu dengan teman lama saya tersebut. Kita saling bertukar cerita mengenai apa saja yang terjadi selama 10 tahun ini. Dan ketika saya menceritakan sedikit banyak mengenai investasi di pasar saham, dia tertarik untuk mulai berinvestasi di pasar saham. Namun, kemudian muncul sebuah pertanyaan dari teman saya. Pertanyaannya adalah “Kira-kira berapa modal awal yang ideal? Apakah cukup hanya dengan 10 juta? Sementara saya juga banyak mendengar para investor saham modalnya bisa mencapai ratusan juta bahkan sampai miliaran rupiah? Apakah saya bisa bersaing dengan para pemodal besar tersebut?



            Pertanyaan ini yang membuat saya kemudian terdorong untuk sharing di artikel ini, karena terdapat semacam persepsi di masyarakat awam bahwa pasar modal hanya diperuntukkan bagi pemain besar atau istilahnya pemain kelas kakap. Sementara jika Anda hanya memiliki modal, katakanlah Rp 2 juta, 5 juta, atau 10 juta, jangan harap untuk bisa sukses di pasar modal. Benarkah demikian? Meskipun persepsi ini jelas-jelas keliru, namun persepsi inilah yang masih banyak melekat di masyarakat awam.



            Oke untuk menjawab pertanyaan ini, saya akan coba untuk menggambarkan nya dengan sebuah cerita. Ada seorang ayah yang memiliki dua orang anak laki-laki. Anaknya yang sulung berusia 17 tahun (berarti sudah sekitar SMA), sementara adiknya yang bungsu berusia 10 tahun (sekitar kelas 4 SD). Sang Ayah memberikan tugas kepada kedua anaknya untuk membantu memindahkan batu-bata dari mobil pick up ke halaman rumah. Si bungsu membawa paling banyak tiga buah batu bata sekali angkut, sementara si sulung mampu membawa delapan batu bata sekaligus. Dalam waktu sekitar 15 menit, di bungsu hanya mampu membawa 100 bata, sementara si sulung bisa membawa sekitar 300 bata.



            Satu jam kemudian, datang lah pengiriman batu-bata di mobil pick up yang kedua. Si Bungsu, yang tidak senang karena merasa kalah oleh kakak nya, kali ini mencoba lebih keras. Si Bungsu mencoba menyaingi kakaknya dengan membawa 8 bata sekaligus. Dan apa yang terjadi? Belum sampai lima langkah dari pick up, tangan si Bungsu mulai gemetaran dan batu-bata itu pun jatuh ke tanah dan hancur berantakan. Bukannya mempercepat pekerjaan, si bungsu malah merusak batu-batanya.



            Cerita di atas mungkin hanya sekedar ilustrasi. Namun pesan moral yang ingin saya sampaikan di sini adalah ketika si Ayah memberikan tugas untuk memindahkan batu-bata, mulai lah dengan hanya membawa 1 bata saja. Apabila 1 bata terasa ringan, maka mulailah dengan mengangkat 2 bata. Begitu pula apabila 2 bata juga masih terasa ringan, mulai lah dengan mengangkat 3 bata, demikian seterus nya sampai batas kekuatan mengangkat batu-bata. Mungkin niat si bungsu baik, agar pekerjaannya menjadi lebih cepat selesai. Namun jika batas kekuatan si bungsu hanya sampai 3 bata, maka sebaiknya jangan dipaksakan untuk membawa lebih dari 3 bata apalagi langsung membawa 8 bata. Bukannya mempercepat pekerjaan, si bungsu malah menghancurkan bata tersebut.



            Hal yang sama juga berlaku di pasar modal. Sekilas mungkin berinvestasi dengan modal Rp 1 Miliar akan sama dengan modal Rp 10 juta. Toh yang penting ngerti analisa, ngerti teori nya. Namun pada praktiknya akan jauh berbeda. Apa nya yang berbeda? Beban psikologis nya (kalau contoh cerita di atas tadi, yang membedakan adalah beban fisik nya). Jika Anda terjun di pasar modal dengan modal langsung Rp 1 Miliar, mungkin Anda belum sanggup menahan beban psikologis dengan mengelola dana sebesar itu. Dengan dana investasi sebesar Rp 1 Miliar, katakanlah investasi atau trading Anda sedang turun 10% dari modal Anda tadi, maka beban psikologis Anda adalah kerugian sebesar Rp 100 juta. Apakah Anda sanggup menahan beban psikologis kerugian Rp 100 juta?



            Bandingkan apabila Anda memulai dengan dana Rp 10 juta, apabila investasi atau trading Anda sedang turun 10% dari modal, maka beban psikologis Anda adalah kerugian “hanya” sebesar Rp 1 juta. Dan, seperti cerita batu bata di atas tadi, ketika Anda tidak mampu menahan beban psikologis di pasar modal, maka bisa jadi Anda akan menjadi stress karena belum sanggup menahan pressure sebesar itu. Dan perlu Anda ketahui juga, bahwa ketika seorang investor tidak mampu menahan beban psikologis, biasanya (bahkan kemungkinan besar) akan banyak salah mengambil keputusan, karena dalam situasi menahan beban psikologis yang berat, pikiran tidak bisa berpikir jernih. Sementara jika Anda mampu menahan beban psikologis tersebut dalam batas kemampuan Anda, Anda akan lebih enjoy dan tanpa tekanan dalam mengelola dana tersebut, sehingga kemungkinan besar Anda akan cukup sukses dalam mencetak profit di pasar modal.



            Apabila investasi Anda berjalan lancar, Anda mulai bisa menambah modal Anda (seperti hal nya menambah batu bata yang di bawa). Katakanlah dari modal Anda Rp 10 juta, anda bisa tambah menjadi Rp 20 juta, 30 juta, 40 juta, dan seterusnya sampai ratusan juta atau mungkin miliaran rupiah. Lakukan secara perlahan-lahan sambil Anda mengetes mental Anda sendiri. Apabila Anda menganggap 50 juta sudah besar untuk saat ini, maka di level itulah batas kemampuan yang Anda mampu tanggung. Jangan memaksakan diri. Seperti hal nya kemampuan fisik yang membutuhkan waktu, kemampuan mental dan psikologis juga membutuhkan waktu bertahun-tahun seiring bertambahnya jam terbang Anda di pasar modal.



            Lalu kenapa banyak investor kecil yang gagal di pasar modal? Masalahnya bukan pada besar nya dana investasi yang dikelola, namun lebih kepada action yang dilakukan dari dana investasi tersebut. Contoh seorang investor dengan dana investasi Rp 10 juta, seluruh dananya dimasukkan ke dalam satu saham. Dalam waktu sebulan sahamnya naik 10%, berapa keuntungannya? Yaa tentu saja hanya Rp 1 juta. Bagi si investor, gain segitu jelas terlihat kecil apalagi harus menunggu 1 bulan (belum cukup untuk membayar pengeluaran bulanan 10 juta misalkan). Karena itulah, investor kecil ini jadi nya lebih suka memperhatikan saham-saham gorengan yang bisa melejit dalam waktu singkat, dengan harapan mereka bisa lebih cepat kaya dalam waktu singkat. Dalam pasar saham memang selalu ada saja saham-saham seperti itu yang bisa naik 10% – 20% dalam waktu singkat. Namun masalahnya, saham ajaib seperti itu juga bisa turun 10% – 20% dalam waktu singkat juga. Nah di sinilah investor kecil tadi terjebak menjadi seorang spekulan. Beberapa di antara mereka mungkin cukup sukses meningkatkan modal nya hinga berkali-kali lipat, namun kejadian yang lebih banyak terjadi adalah mereka akhirnya tidak memperoleh apa-apa bahkan malah akhirnya mengalami kerugian. Hal ini lah yang kemudian banyak sekali menciptakan persepsi bahwa saham adalah judi.



            Bandingkan dengan investor yang mengelola dana, katakanlah Rp 1 miliar. Dengan kenaikan saham yang sama yaitu 10% dalam waktu 1 bulan, maka profit nya sudah mencapai Rp 100 juta. Investor kakap ini biasanya sudah memahami risiko bahwa apabila bermain di saham gorengan, bukannya untung Rp 100 juta bisa jadi malah rugi Rp 100 juta. Oleh karena itu, investor kakap ini tidak mau menjadi seorang spekulan. Biasanya pula, para investor kakap ini secara usia dan psikologis sudah jauh lebih matang dibanding investor kecil, sehingga mereka lebih bijak dan hati-hati dalam mengelola portofolionya dan alhasil, mereka pun sukses di saham.



            Jadi, balik lagi ke pertanyaan apakah investor kecil ini dapat bersaing dengan investor besar? Saya akan menjawab bahwa kesuksesan Anda di pasar saham tidak ditentukan oleh berapa modal kelolaan yang anda miliki untuk berinvestasi di pasar saham, melainkan ditentukan oleh cara anda dalam mengelola portofolio anda. Saya pun ketika awal berinvestasi juga memulai dengan modal minimal Rp 10 juta (karena waktu tahun 2009, modal setoran awal minimum adalah Rp 10 juta). Kemudian, secara berkala saya selalu menyisihkan sebagian dari gaji saya untuk menambah modal investasi saya di pasar saham. Itu saya lakukan secara konsisten.



            Sebagai penutup Artikel ini, apabila Anda saat ini masih mengelola dana investasi kecil, inilah saat nya Anda melatih mental Anda. Seiring berjalannya waktu, mental Anda akan semakin kuat untuk menahan beban psikologis di pasar modal. Ketika Anda sudah lebih kuat, mungkin itu sudah waktunya Anda untuk boleh menambah modal investasi Anda.


            RE-SHARE dari : http://rivankurniawan.com/2017/03/27...i-pasar-modal/

            Untuk Informasi Investasi di Pasar Saham
            by MIRAE ASSET SEKURITAS
            FINA FATMASARI

            Office Education


            PT. Mirae Asset Sekuritas Indonesia

            Kawasan Mega kuningan

            Kantor Taman A9, Unit A3-A Lt. 3 Jakarta Selatan 12950

            Mobile: +62-812-8407-6706 Pin: 7D899672

            Email: fina.fatmasari@miraeasset.co.id
            Back To Top